Presiden Venezuela Dikecam Pakai Lagu Despacito Di Acara Politik

Penyanyi lagu hits Despacito mengecam Presiden Venezuela dan menuduhnya menggunakan lagu mereka untuk tujuan politik.

Menurut portal Indonesia, Liputan6.com melaporkan, lirik lagu itu digubah bagi mempromosikan sebuah majlis konstitusi tersebut.

“Panggilan kami untuk ‘Majelis Konstituante’ hanya berusaha menyatukan negara … Despacito!” demikian gubahan lirik Despacito yang diputar dalam acara Presiden Maduro seperti dipetik BBC, Selasa.

Bintang Puerto Rico Luis Fonsi dan Daddy Yankee menyifatkan hal itu sebagai memalukan.

“Saya tak ditanyai (oleh Presiden Maduro), juga tak memberi kuasa atas penggunaan atau perubahan lirik Despacito untuk kepentingan politik. Apalagi di tengah situasi menyedihkan yang dialami oleh Venezuela, sebuah negara yang sangat saya cintai,” ujar Luis Fonsi.

Tambahnya, muzik saya untuk semua orang yang ingin mendengarkan dan menikmatinya, bukan untuk digunakan sebagai propaganda untuk memanipulasi kehendak orang-orang yang menyerukan kebebasan mereka.

Sementara itu, Daddy Yankee berkata, mereka tak layak menggunakan sebuah lagu (Despacito) dengan kejahatan yang telah dilakukan di Venezuela.

“Rejim diktator anda adalah lelucon, tidak hanya bagi orang-orang di Venezuela, tapi juga bagi seluruh dunia.”

Difahamkan, penggunaan lagu Despacito dalam berpolitik sebelumnya ternyata pernah dilakukan oleh anggota Parti Sosialis yang berkuasa, Diosdado Cabello.

Berbagai parodi dari lagu Despacito juga telah menjadi tular di media sosial termasuk yang disebut Madurito.-SuaraTV

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.