Tragis, Sepatutnya Menjadi Hari Bahagia Wanita Ini Meninggal Di Hari Penikahannya

Putus cinta merupakan perkara yang menyakitkan. Lebih dari itu, kehilangan pasangan kerana ditinggal untuk selamanya tentu saja memberikan luka yang lebih dalam. Hal itulah yang dialami oleh Lu Chun Hsien , yang harus berpisah selamanya dengan tunangannya, Ren Ai Ni .

Disiarkan Asia One, Kekasihnya mengalami kemalangan parah yang membuatnya kehilangan nyawa, seminggu sebelum hari pernikahan mereka. Padahal, mereka telah menjalin hubungan selama 13 tahun. Ren melalui persimpangan di Taoyuan. Ketika itu, dia baru saja bertemu dengan sebuah doktor untuk pemeriksaan kesihatan.

Kejadian nahas menimpanya, ketika sebuah bas hospital berjalan mengundur dan melanggarnya. Ren meninggal ketika di tempat kejadian. Lebih tragisnya, kejadian itu meragut nyawa Ren tepat sehari sebelum ulang tahunnya yang ke-32.

Mendengar berita duka tersebut, Lu merasa sangat terpukul. Dia merancang akan membuat acara pemakaman untuk kekasihnya semegah acara pernikahan yang sedianya akan dilansungkan. Melalui muat naiknya dalam akaun facebooknya, Lu menceritakan tentang apa yang dirasakannya,

“Ini adalah hari ke-19 aku tidak berbicara denganmu. Akhirnya aku harus memakaikan cincin di jarimu hari ini. Kita sudah menikah, tapi maaf kau harus menunggu hingga dua minggu. Meskipun kamu tidak boleh  membantuku untuk memasangkan cincin ke jariku, dan tidak dapat melihatku dalam pakaian pernikahan,” tulisnya.

Pada acara pemakaman, Lu tidak dapat menahan air mata yang terus menerus berlinangan di pipinya. Dia kelihatan tidak boleh mengeluarkan kata-kata ketika mayat kekasihnya dikebumikan. Sementara itu, beberapa orang termasuk pemandu yang melanggar Ren juga menghadiri pemakaman tersebut.

Sehari setelah pemakaman, Lu kembali bercerita di facebook miliknya bahawa dia ingin menikah dengan Ren di kehidupan yang lain.

“Meskipun aku sendirian sekarang, tapi aku akan meneruskan hidup. Ini akan sedikit sukar dan saya perlukan lebih banyak waktu. Jadi tolong izinkan saya  untuk merindukanmu  lebih lama sedikit. Mengingat betapa baiknya kamu padaku, kasih sayangmu dan semua hal yang pernah kita lakukan bersama hingga aku dapat meneruskan hidup. Di kehidupan kita selanjutnya, saya harap kamu akan menikah lagi denganku,” tulisnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.